Pengaruh Tingkat Bunga, Penggunaan Teknologi (APMK) dan Sistem Keuangan Inklusif terhadap Permintaan Uang Tunai di Indonesia Periode Tahun 2012-2016

Muhammad Wahyu K

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat bunga, penggunaan teknologi (APMK) dan sistem keuangan inklusif terhadap permintaan uang tunai di Indonesia. tingkat bunga disini diwakili oleh tingkat suku bunga deposito, sedangkan penggunaan teknologi (APMK) berupa jumlah kartu ATM, kartu kredit dan kartu debit yang beredar. Sedangkan sistem keuangan inklusif digambarkan dari indeks komposit keuangan inklusif.

Jenis data yang digunakan adalah bulanan dengan metode time series dari tahun 2012:1 sampai 2016:6. Seluruh data adalah data sekunder yang diperolah dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh negatif terhadap permintaan uang tunai, namun yang berpengaruh signifikan hanya tingkat bunga, kartu ATM dan kartu debit. Hal ini dikarenakan tingkat bunga deposito sebagai opportunity cost memegang uang yang menyebabkan kecenderungan perilaku masyarakat akan permintaan uang tunai. Sedangkan untuk kartu ATM dan kartu debit adalah karena fungsi ATM dan kartu debit lebih banyak digunakan untuk menggantikan peran uang sebagai alat pembayaran.

 

Kata Kunci: Permintaan Uang Tunai, Tingkat Bunga, Penggunaan Teknologi (APMK), Keuangan Inklusif


Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.