STUDI PERSEPSI PENANGGULANGAN KERUGIAN USAHA TANI PADI MELALUI ASURANSI PERTANIAN (Studi Kasus Pada Lahan Sawah di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro)

Intan Kartika Sari

Abstract


Negara Indonesia merupakan Negara agraris yang mana sebagian penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki luas lahan sawah tertinggi pada tahun 2013 sedangkan  hasil produksi padi juga terbanyak pada tahun 2015. Hal ini menunjukkan bahwa potensi masyarakat Jawa Timur terkait pendapatan sebagian besar berasal dari pertanian. Namun, risiko pada pertanian memang sangat banyak dihadapi oleh petani, seperti pada petani di daerah Bojonegoro yaitu, bencana alam, cuaca atau iklim yang tidak menentu, serta serangan organisme pengganggu tumbuhan yang sering membuat petani mengalami gagal panen. Diperlukannya suatu program yang mana sebagai perlindungan kepada petani yaitu Asuransi Usahatani Padi (AUTP) yang mana program ini dibentuk oleh pemerintah dengan penunjukkan Jasindo sebagai pihak penanggung dan bertujuan untuk membantu permodalan petani apabila petani mengalami kerugian gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar asuransi usahatani padi (AUTP) dapat mengurangi beban kerugian yang dialami petani di desa Gedongarum. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh yaitu petani memperoleh modal ganit rugi bagi yang mengalami kegagalan panen dan perolehan uang ganti rugi dihitung secara proporsional oleh petugas yang mensurvei kegagalan petani tersebut.

Kata kunci:pertanian,  asuransi usahatani padi, modal tanam, ganti rugi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.