PENGARUH UPAH, KARAKTERISTIK INDIVIDU, PENGALAMAN BEKERJA DAN JARAK TEMPAT TINGGAL TERHADAP KEPUTUSAN TENAGA KERJA MUDA UNTUK BEKERJA PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) BATIK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

BELLA ARUM KRISTANTI

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian survei pada penduduk yang tergolong tenaga kerja muda di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Upah, Karakteristik Individu, Pengalaman Bekerja dan Jarak Tempat Tinggal terhadap Keputusan Tenaga Kerja Muda untuk bekerja pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) Batik di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi minat tenaga kerja muda untuk bekerja pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) Batik di Kabupaten Tulungagung. Sektor industri kecil tentunya diharapkan mampu membuka lapangan kerja untuk menyerap tenaga kerja. Namun dalam perkembangannya industri batik justru mengalami permasalahan tenaga kerja. Permasalahannya adalah jumlah tenaga kerja pembatik saat ini terus berkurang. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis pengaruh variabel upah, karakteristik individu (umur, pendidikan, jenis kelamin dan status perkawinan), pengalaman bekerja, dan jarak tempat tinggal terhadap keputusan tenaga kerja muda untuk bekerja pada IKM Batik. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebesar 100 orang. Responden adalah penduduk yang termasuk dalam usia tenaga kerja muda pada 2 Kecamatan Kedungwaru dan Kauman, dimana daerah ini merupakan daerah pemukiman pembatik. Alat analisis yang digunakan adalah Binnary Logistic Regression Model. Hasil analisis menjelaskan bahwa terdapat beberapa variabel yang berpengaruh adalah upah, umur, pendidikan, dan status perkawinan. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah jenis kelamin, pengalaman bekerja dan jarak tempat tinggal. Saran yang dapat diajukan yakni upaya meningkatkan eksistensi industri batik melalui melalui peningkatan mutu batik yang berciri khas Tulungagung, membuat beberapa kebijakan khusus untuk meninggkatkan daya jual batik, dan optimalisasi promosi melalui media cetak maupun elektronik, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan inovasi produk dengan membentuk batik sebagai budaya pupoler.

 

Kata Kunci : Tenaga Kerja Muda, Industri Kecil Menengah, Keputusan Bekerja, Binnary Logistic Regression Model


Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.