PENTINGNYA LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH MENURUT PANDANGAN EKSEKUTIF DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN: SEBUAH TUNTUTAN ATAU KEBUTUHAN? (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH DAERAH MALANG RAYA)

Arlisya Tika Affandi

Abstract


Penerapan basis akrual dalam sistem pelaporan keuangan pemerintah daerah telah mengakibatkan bertambahnya komponen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) menjadi tujuh jenis laporan. Ketujuh jenis laporan tersebut diharapkan mampu memberikan informasi yang lebih lengkap dan komprehensif tentang kondisi keuangan daerah sehingga mampu mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Pemerintah Daerah Malang Raya selaku eksekutif dalam menggunakan ketujuh jenis laporan tersebut pada pengambilan keputusan. Setelah dilakukan wawancara pada beberapa eksekutif yang berperan sebagai pengambil keputusan, tampak bahwa hingga saat ini penggunaan LKPD hanya digunakan untuk memenuhi tuntutan regulasi. Selain itu, eksekutif cenderung hanya terfokus pada beberapa jenis laporan saja seperti Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Neraca. Sedangkan, laporan yang muncul setelah basis akrual diterapkan seperti Laporan Operasional (LO) dan Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) tampak belum digunakan secara maksimal bahkan cenderung diabaikan oleh eksekutif dalam pengambilan keputusan. Penyebab dari fenomena tersebut adalah beberapa kendala yang dialami oleh eksekutif.

Kata Kunci:  Laporan  Keuangan  Pemerintah  Daerah  (LKPD),  Standar Akuntansi  Pemerintah  Berbasis Akrual, Perspektif Eksekutif, Pemerintah Daerah Malang Raya


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.