Peran Modal Sosial pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi pada Usaha Daur Ulang di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo)

Meri Nurami

Abstract


Program pemberdayaan masyarakat telah banyak digulirkan pemerintah semenjak orde baru berkuasa hingga era reformasi sekarang ini. Namun hasil dari program-program tersebut kurang dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh dan kurang menyentuh pada setiap elemen masyarakat Indonesia. Karena program-program yang dilakukan cenderung seragam dan kurang melihat potensi setiap wilayah dan masyarakat Indonesia yang begitu beragam. Untuk itulah diperlukan formulasi ulang untuk merancang program-program pemberdayaan yang lebih mengedepankan kekayaan yang dimiliki oleh setiap wilayah dan juga dapat memperhatikan karakteristik masyarakatnya. Salah satunya langkah untuk mewujudkannya adalah mengubah strategi perencanaan program pemberdayaan yang sebelumnya melalui top down planning menjadi bottom up planning yang lebih diprakarsai oleh masyarakat. Dalam proses bottom up planning lebih memperhatikan aspek kekayaan alam modal manusia atau masyarakatnya juga memiliki pengaruh yang sangat besar. Modal sosial merupakan wujud modal manusia yang paling menonjol untuk dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran modal sosial (kepercayaan, jaringan, dan norma) pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Kedungwonokerto dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun komponen yang akan dideskripsikan dalam penelitian ini mengenai peran modal sosial dalam bentuk kepercayaan, jaringan, dan norma pada usaha daur ulang di Desa Kedungwonokerto, Kec. Prambon, Kab. Sidoarjo.

Kata kunci: Modal Sosial,Kepercayaan, Jaringan, Norma, Pemberdayaan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.