Hubungan Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter dengan Inflasi di Indonesia Periode 2005Q1 s/d 2015Q4

BAGUS KURNIAWAN

Abstract


Inflasi merupakan indikator stabilitas perekonomian, inflasi akan menjadi permasalahan dalam perekonomian jika tidak dikontrol, kebijakan yang digunakan untuk mengontrol tingat inflasi adalah Kebijakan Fiskal dan Moneter.

Penelitian ini menggunakan data pengeluaran pemeritah sebagai proxy dari Kebijakan Fiskal dan tingkat suku bunga dan JUB sebagai proxy dari Kebijakan Moneter. rentan waktu yang digunakan adalah 2005 s/d 2015. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Error Correction Model (VECM). Penelitin ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Kebijakan Fiskal dan Moneter dengan Inflasi di Indonesia baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

Hasil empiris mengidikasikan bahwa dalam jangka pendek hanya variabel inflasi periode sebelumnya dan JUB memiliki hubungan dengan tingkat inflasi di Indonesia dengan arah positif. sementara dalam jangka panjang variabel pengeluaran pemerintah, tingkat suku bunga dan JUB memiliki hubungan dengan inflasi di Indonesia.

Pegeluaran pemerintah memiliki hubungan dengan arah negative sementara tingkat suku bunga dan JUB memiliki hubungan dengan arah yang positif.

 

Kata kunci: Kebijakan Fiskal, Moneter, Pengeluaran Pemeritah, Tingkat suku bunga, Tingkat Inflasi, JUB, VECM


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.