ANALISIS SEKTOR BASIS DI KABUPATEN MALANG DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENYERAPAN TENAGA KERJA TAHUN 2011 – 2015

Aryawardhana SE

Abstract


 

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sektor ekonomi yang merupakan sektor ekonomi basis di Kabupaten Malang, mengidentifikasi hubungan antara sektor basis dengan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Malang, dan mengidentifikasi kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Malang dalam pengembangan sektor basis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), dan analisis korelasi Pearson. Hasil dari analisis LQ menunjukan terdapat empat sektor basis (LQ>1) di Kabupaten Malang yaitu sektor pertanian, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan motor, dan sektor jasa lainnya. Berdasarkan analisis DLQ hanya terdapat dua sektor yang berpotensi menjadi sektor basis di masa yang akan datang, yaitu sektor pertanian dan konstruksi. Sedangkan hasil dari analisis korelasi Pearson, ditemukan satu sektor basis yang memiliki korelasi yang cukup kuat dan positif dengan tingkat penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Malang, yaitu sektor jasa lainnya. Sedangkan sektor pertanian dan sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil memiliki hubungan dengan penyerapan tenaga kerja rendah. Demikian juga ditemukan satu sektor yang memiliki hubungan korelasi negatif yaitu sektor konstruksi. Semakin meningkatnya pertumbuhan pada sektor ini mengakibatkan turunnya penyerapan tenaga kerja. Sedangkan sektor jasa lainnya sebagai sektor basis, perkembangannya berkorelasi cukup kuat dengan penyerapan tenaga kerja.

Kata Kunci:    Sektor Basis, Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Korelasi Pearson


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.