ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK-BASED BANK RATING (Studi Pada Perbankan Swasta yang Listing di BEI)

Ajeng Agiyatma Putri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank Umum Swasta Nasional yang  listing di BEI pada periode 2011-2015. Penelitian ini menggunakan metode  Risk-Based bank Rating (RBBR). Penilaian  kinerja  bank  dibagi  ke  dalam  4  variabel  yaitu  profil  risiko  (Risk  Profile),  Good  Corporate Governance  (GCG)  Reantabilitas  dan  Permodalan.  Jenis  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan kualitatif. Sampel penelitian dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang dibuat penelitia. Dari 35 populasi, yang terpilih 16 sampel yaitu Bank BRI Agroniaga, Bank Arta Graha, Bank Bukopin, Bank Bumi Arta, Bank  ICB  Bumiputera/MNC  Bank,  Bank  BCA,  Bank  CIMB  Niaga,  Bank  Danamon,  Bank  Ganesha, Bank Hana, Bank Permata dan Bank UOB Indonesia. Data yang peneliti gunakan dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Swasta Devisa Nasional yang terdaftar di BEI Periode 2011-2015. Hasil penelitian tingkat kesehatan bank menggunakan metode Risk-Based Bank Rating pada Bank Umum Swasta Devisa berdasarkan nilai LDR, NPL, GCG, ROA, NIM dan CAR menunjukkan kondisi baik dan kurang baik. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata LDR pada Bank Hana berada pada kondisi kurang baik yaitu 119,57%. Pada  rasio  NPL  dan  GCG  semua  bank  menunjukkan  kondisi  yang  baik.  Pada  rasio  ROA,  Bank  QNB Kesawan dalam kondisi kurang sehat dan Bank ICB Bumiputera/Bank MNC dalam kondisi tidak sehat. Rasio CAR semua bank dalam kondisi sangat baik. 

Kata Kunci: tingkat kesehatan bank, Risk-Based Bank Rating


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.