ANALISIS KESEJAHTERAAN PETERNAK WILAYAH PERHUTANI DENGAN MENGGUNAKAN SUSTAINABLE LIVELIHOOD APPROACH DI KABUPATEN BOJONEGORO

WIDYASTUTIK WIDYASTUTIK

Abstract


Kabupaten Bojonegoro memiliki potensi bibit unggul sapi potong peranakan ongole yang berada di wilayah perhutani dan memiliki jumlah rumah tangga menengah kebawah dengan peringkat 11 kabupaten termiskin di Provinsi Jawa Timur, artinya tingkat kesejahteraan yang
dimiliki masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan peternak di wilayah perhutani Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan pencatatan.
Analisis data menggunakan pendekatan sustainable livelihood approach dengan indikator  modal manusia, modal sumber daya alam, modal keuangan, modal sosial dan modal fisik sebagai tolak ukur kesejahteraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia berupa
umur dan jumlah tanggungan, modal keuangan berupa aset rumah tangga dan asset ternak, modal sosial berupa keaktifan LMDH tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan sedangkan  modal sumber daya alam berupa bahan bakar kayu bakar dan
modal fisik berupa modal biaya produksi memiliki pengaruh signifikan terhadap timgkat kesejahteraan.

Kata Kunci: Kesejahteraan, peternak, sustainable livelihood approach (SLA)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.