Analisis Terhadap Minat Kerja TKI Purna di Indonesia

Gania Chriswuri SE

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecenderungan TKI Purna di Indonesia untuk bekerja dan tidak bekerja serta kecenderungan TKI Purna di Indonesia untuk memasuki sektor formal dan sektor informal, berdasarkan karakteristik demografi yang meliputi usia, jumlah beban tanggungan keluarga, pendidikan tertinggi, jenis kelamin, status pernikahan, status dalam keluarga, pelatihan bersertifikat, pengalaman kerja ke luar negeri dan negara tempat bekerja. Tidak jarang didapati TKI Purna yang hilang pandangan, akan seperti apa perekonomiannya nanti selepas penempatan. Disisi lain, bagi TKI yang telah Purna penempatan, leisure time perlu dimanfaatkan dengan baik dan semaksimal mungkin sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk keluarga. Penelitian ini menggunakan data sekunder SAKERNAS tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi respon kualitatif yaitu probit. Jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sesuai dengan jumlah responden yang terdapat dalam SAKERNAS 2017 sejumlah 536.970 penduduk, kemudian sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini sesuai dengan responden SAKERNAS 2017 yang merupakan tenaga kerja berstatus migran yang bekerja dan tidak bekerja sejumlah 177.280 penduduk serta tenaga kerja berstatus migran yang bekerja dan memasuki sektor formal maupun informal sejumlah 122.729 penduduk. Analisis data menggunakan dilakukan dengan menggunakan uji regresi probit. Dengan menggunakan dua model probit, variabel dependen pada model pertama adalah bekerja dan tidak bekerja. Sedangkan variabel dependen pada model kedua adalah bekerja memasuki sektor formal dan informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan TKI Purna untuk bekerja lebih besar pada TKI Purna berjenis kelamin laki-laki, TKI Purna dengan status menikah, TKI Purna dengan status sebagai kepala rumah tangga/keluarga, TKI Purna yang pernah menempuh pelatihan bersertifikat, dan TKI Purna yang pernah bekerja di Malaysia. Sedangkan kecenderungan TKI Purna untuk tidak bekerja lebih besar pada TKI Purna dengan golongan usia yang semakin tua, TKI Purna dengan jumlah beban tanggungan keluarga semakin banyak, TKI Purna dengan pendidikan tertinggi setingkat SMP dan SMA serta TKI Purna yang dalam lima tahun terakhir pernah bekerja di luar negeri. Pada model kedua, kecenderungan TKI Purna bekerja di sektor formal lebih besar pada TKI Purna dengan jumlah beban tanggungan keluarga semakin banyak, TKI Purna dengan pendidikan tertinggi setingkat SMP; SMA; dan Universitas, TKI Purna dengan jenis kelamin laki-laki, TKI Purna dengan status sebagai kepala rumah tangga/keluarga, dan TKI Purna yang pernah menempuh pelatihan bersertifikat. Sedangkan kecenderungan TKI Purna bekerja di sektor informal lebih besar dengan golongan usia yang semakin tua dan TKI Purna dengan status menikah. Kata kunci: Minat kerja, TKI Purna, bekerja, tidak bekerja, formal, informal..

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.