IDENTIFIKASI DAN ANALISIS PERKEMBANGAN TINGKAT KAPABILITAS INOVASI DI INDONESIA

Moh Thobie Prathama

Abstract


Peran penting inovasi telah banyak dibahas dalam literatur ekonomi. Schumpeter juga telah memaparkan bahwa peran inovasi di sinilah yang mendorong proses destruksi kreatif, mendasari teori pertumbuhan modern (modern growth theory), dan merupakan petunjuk penting dalam catatan sejarah tentang bagaimana suatu negara mencapai kemakmuran. Namun, bagaimana dengan Indonesia? Indonesia kini mulai bergulir momentum bonus demografi dan tengah memasuki arus besar dalam keterbukaan ekonomi. Apakah sistem inovasi di Indonesia telah didukung oleh kapabilitas inovasi yang memadai? Yang paling tidak menurut Model Pertumbuhan Endogen awal terdiri dari ketersediaan sumber daya manusia ahli dan intensitas penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode analisis statistik deskriptif dengan teknik analisis yaitu metode analisis sumbu dan penyajian data dalam bentuk visual. Selain itu, analisis data juga dilakukan pada setiap indikator dengan membandingkan dengan negara - negara lain sehingga makna tingkat kapabilitas inovasi menjadi lebih komprehensif dan informatif. Hasil penelitian menunjukkan Indonesia yang saat ini masih sebagai basis produksi dan pasar, belum menjadi pelopor bagi temuan baru di berbagai bidang memang terindikasi dari kapabilitas inovasi (ukuran input inovasi) yang masih kurang memadai dan tertinggal diberbagai indikator dari negara - negara lain. Secara perkembangan, kapabilitas inovasi di Indonesia dapat dikatakan sangat lambat pertumbuhannya bahkan stagnan di beberapa indikator. Pada tahun 2016 ketersediaan peneliti (jumlah peneliti per 1.000.000 penduduk) memiliki nilai indeks paling rendah. Berikutnya pada tahun 2017 hingga 2018, pengeluaran badan usaha di bidang penelitian dan pengembangan (% PDB) berturut - turut memiliki nilai indeks paling rendah. Sedangkan, indikator kapabilitas inovasi dengan nilai indeks tertinggi berturut - turut dari tahun 2016 hingga 2018 adalah kolaborasi riset universitas / industri.

Kata Kunci: Inovasi, Destruksi Kreatif, Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.