ANALISIS PENGARUH LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG REALISASI BELANJA MODAL PEMERINTAH DAN PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG TERHADAP TINGKAT INFLASI (STUDI KASUS NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERIODE 2010Q1 – 2019Q4)

Bonifatius Ariel Anggoro

Abstract


Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia dinyatakan bahwa Bank Indonesia sebagai otoritas moneter di Indonesia memiliki tujuan tunggal untuk menjaga stabilitas internal nilai Rupiah yang tercermin dari Laju Inflasi. Oleh karena itu, adanya fenomena penurunan tingkat inflasi (disinflasi) yang terjadi di Indonesia sepanjang periode 2010Q1 – 2019Q4 merupakan hal menarik untuk diteliti. Melihat ketidaktersediaan studi empiris yang menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung dari sekelompok variabel yang mempengaruhi tingkat inflasi tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis, terstruktur dan sistematik bagaimana sekelompok variabel yaitu Realisasi Belanja Modal Pemerintah, Tingkat Suku Bunga Kredit Investasi, Realisasi Penanaman Modal Asing Langsung, Nilai Tukar USD/IDR dapat mempengaruhi Tingkat Inflasi. Setelah dilakukannya pendekatan penelitian secara kuantitatif berdasarkan data-data instansi/lembaga/otoritas berwenang, hasil analisis data menggunakan metode Analisis Jalur menyimpulkan bahwa Realisasi Belanja Modal Pemerintah tidak memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap Tingkat Inflasi. Sedangkan Realisasi Penanaman Modal Asing Langsung hanya memiliki pengaruh langsung secara negatif terhadap Tingkat Inflasi.

Kata Kunci: Analisis Jalur, Pengaruh Langsung, Pengaruh Tidak Langsung, Realisasi Belanja Modal Pemerintah, Tingkat Suku Bunga Kredit Investasi, Realisasi Penanaman Modal Asing Langsung (PMA), Nilai Tukar USD/IDR, Tingkat Inflasi, IHK


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.